Manchester United akan menghadapi tantangan dalam kondisi penuh gejolak saat menjamu Burnley di pekan lanjutan Liga Inggris. Meskipun suasana dalam tim sedang tidak stabil, Setan Merah tetap diprediksi banyak pihak bakal meraih kemenangan dalam laga tersebut.
Laga Burnley kontra Manchester United akan digelar hari Kamis (8/1/2026) dini hari WIB dengan jam mulai pukul 03.15 WIB di stadion Turf Moor, markas Burnley. Pertandingan ini digelar ketika skuad asuhan Vincent Kompany tengah berada dalam masa sulit terkait hasil.
Kondisi Manchester United sendiri sedang bergelombang setelah sang pelatih, Ruben Amorim, menyampaikan pernyataan pedas terkait klub menyusul hasil seri yang diraih timnya saat berjumpa Leeds United pada akhir pekan kemarin. Imbang itu merupakan kelanjutan tren negatif bagi MU, yang juga ditahan imbang Wolverhampton Wanderers di kandang sebelumnya dalam dua pertandingan terakhirnya. Mereka telah gagal meraih kemenangan dalam dua laga Liga Inggris beruntun.
Prediksi untuk laga ini memberi peluang lebih banyak kepada Manchester United. Supercomputer Opta menjagokan Setan Merah untuk keluar sebagai pemenang dengan probabilitas mencapai 50,7 persen. Sebaliknya, peluang kemenangan tuan rumah Burnley hanya diprediksi sebesar 25,9 persen. Hasil imbang dari laga ini sendiri memiliki kemungkinan sebesar 23,6 persen menurut analisis Opta.
Situasi Burnley lebih mengkhawatirkan lagi dibandingkan tamunya. Mereka mengalami puasa kemenangan yang sangat panjang, yakni dalam 11 pertandingan terkini Liga Inggris. Dalam rentang tersebut, hasil yang mereka peroleh hanya sembilan kali kalah dan dua kali bermain imbang. Kehadiran Manchester United juga selalu menjadi momok bagi Burnley dalam beberapa musim terakhir, dimana MU berhasil menang dalam tiga pertemuan terakhir keduanya di Liga Inggris. Terakhir kali The Red Devils berkunjung ke Turf Moor pun berhasil pulang membawa tiga poin usai menang tipis 1-0. Tekanan besar kini ada di pundak Kompany mencoba memutus tren negatif timnya sekaligus memanfaatkan momentum ketidak-stabilan yang melanda Manchester United dan pelatihnya Ruben Amorim. (*)






