Oliver Glasner Menolak Dikaitkan dengan Manchester United

Manchester United sedang mencari pelatih permanen baru setelah memecat Ruben Amorim. Oliver Glasner, yang saat ini melatih Crystal Palace, muncul sebagai salah satu nama yang kuat dikaitkan dengan kursi kepelatihan klub raksasa Inggris itu. Pemecatan terhadap Amorim dilakukan pada Senin (5/1/2026) yang lalu, didorong oleh kombinasi hasil pertandingan yang mengecewakan serta pernyataan publiknya yang menginginkan kewenangan lebih besar dalam mengelola tim.

Untuk memenuhi kebutuhan sementara, Manchester United menunjuk Darren Fletcher, yang sebelumnya melatih tim U-18, untuk menangani skuad utama. Sementara itu, klub akan melanjutkan proses pencarian pelatih permanen, dengan sejumlah kandidat potensial mulai dikait-kaitkan oleh media dan pengamat sepak bola.

Di antara sederet nama, Oliver Glasner dianggap sebagai salah satu yang paling cocok. Kinerjanya di Crystal Palace dinilai positif setelah berhasil meningkatkan performa tim dan membawa klub asal London Selatan tersebut meraih trofi Piala FA musim lalu. Keberhasilannya tersebut menarik perhatian stakeholder Manchester United.

Keterkaitan Glasner dengan Manchester United juga tidak lepas dari kesamaan gaya taktisnya dengan Amorim. Keduanya dikenal mengusung formasi dasar tiga bek. Perbedaannya, Glasner dinilai lebih fleksibel dan terbuka untuk beralih ke sistem empat bek jika diperlukan, meskipun tetap mempertahankan prinsip-prinsip utama permainannya.

Ketertarikan Manchester United tersebut memunculkan pertanyaan mengenai respons Glasner atas rumor kepindahannya ke Old Trafford. Menyikapi spekulasi itu, Glasner menegaskan komitmennya saat ini kepada Crystal Palace. “Saya adalah manajer Crystal Palace dan tidak masuk akal bagi Anda untuk mengajukan pertanyaan lebih jauh tentang itu,” tegas pelatih asal Austria itu kepada BBC, menutup ruang bagi dugaan lebih lanjut. Klub Manchester United kini masih terus melakukan proses evaluasi untuk menentukan sosok tepat yang akan memimpin tim mulai musim depan, dengan Glasner tetap menjadi salah satu opsi penting yang mendapat pertimbangan serius. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *